| Kemuliaan Sang Bunda |
| Taw kah kita....Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. |
| Kemuliaan Sang Bunda |
| Taw kah kita....Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. |
Nama adalah doa orang tua terhadap anak. Nama juga merupakan wujud keinginan orang tua terhadap anak kelak juki menjadi dewasa. Orang Jawa memberi nama anak-anaknya, justru mengutamakan makna dari pada sekedar keren-keranan. Berikut nama-nama jawa yang dapat digunakan referensi:
sumber:kapanlagi.com
Selengkapnya... Read More..
Dalam hidup ini berlaku hukum "tabungan". Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit demi sedikit akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian. Begitu pun dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko diabetes?!
1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.
3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. "Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda," kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.
Selengkapnya... Read More..
Pepatah mengatakan Lebih baik mencegah daripada mengobati.hehe Hal ini juga termasuk dalam mencegah timbulnya jerawat. Jerawat yang tumbuh di wajah dapat membuat penampilan kita menjadi kurang bagus. Selain itu, bekas jerawat biasanya tidak segera hilang dari wajah kita. Maka selain mengobati jerawat yang ada, kalian perlu juga melakukan langkah-langkah pencegahan agar jerawat yang menjengkelkan tidak mengganggu penampilan. Tips dari saya berikut ini merupakan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya jerawat.
Kanker leher rahim ata biasa disebut serviks merupakan penyakit no.1, yang menghinggapi kaum wanita dan merupakan penyebab meninggal dunia kaum wanita di Indonesia setiap tahunnya.(woww ngeri yaa...) Setiap tahun terdapat 15.000 kasus kanker dan 8000 <----(menurut kompas nie)diantaranya meninggal dunia bahkan 1 wanita meninggal setiap jamnya karena kanker serviks. Hal ini terjadi karena informasi mengenai kanker ini belum menjangkau seluruh wanita di Indonesia. inget guys,, Padahal setiap wanita beresiko terkena kanker yang menyerang organ utama wanita ini loh, namun kanker serviks ini dapat dicegah yaitu melalui vaksin HPV, Paps Smear serta melakukan konsultasi dengan dokter secara teratur. Dengan vaksin HPV tersebut dapat membantu memberikan perlindungan terhadap beberapa tipe-tipe HPV yang menyebabkan masalah & komplikasi seperti kanker serviks dan penyakit kulit kelamin. Kanker yang menyerang organ utama wanita ini, mempunyai gejala-gejala yang perlu diwaspadai yaitu mengalami menstruasi yang tidak teratur dan disekitar panggul terasa nyeri waktu haid datang, serta mengalami menstruasi kembali setelah menopause, mengalami keputihan yang tidak kunjung sembuh, apabila melakukan hubungan suami istri akan terasa perih disekitar rahim dan setelah berhubungan biasanya keluar darah yang berwarna merah pucat.
so hati2 ja guys....
Faktor keturunan, faktor lingkungan, faktor makanan merupakan faktor yang dapat menyebabkan kanker. Faktor keturunan atau gen dapat terjadi apabila seseorang memiliki riwayat kanker dalam keluarga akan cenderung terkena kanker lebih besar dari pada yang tidak mempunyai garis keturunan. Limbah pabrik, polusi udara, kosmetik, asap rokok merupakan faktor lingkungan yang perlu dihindari dalam bahaya kanker ini. Faktor yang paling berpengaruh terhadap munculnya kanker adalah dari faktor makanan, adapun makanan yang menyebabkan kanker disebut karsinogen, antara lain pare, brokoli, tomat.
Hmmm...ngeri jg yaa,,yg penting kita berpola hidup sehat ja,mkan makanan yg bergizi dan olahraga cukup akan mencegah penyakit ini pula..
keep your healthy....
Selengkapnya... Read More..Copyright 2009 - bLoG cAmPuR-cAmPuR.........
Web Designer: Ray Creations. Sponsored by Web Hosting India & Ray Hosting.